Lee Soo Man tentang isu kontrak budak dan keberhasilannya mengelola SM entertainment.


Lee Soo Man tentang “Kontrak Budak” di SM Entertainment

lee songsaenim

lee songsaenim

SM Entertainment (SME) adalah salah satu agensi terbesar di Korea. Dikenal sebagai Big Three bersama YG Entertainment dan JYP Entertainment, SME menjadi rumah bagi idola KPop papan atas seperti TVXQ, Super Junior, SNSD, dan masih banyak lagi.

sm1

SME didirikan oleh Lee Soo Man pada 14 Februari 1995. Sejak berdirinya, Soo Man telah membentuk banyak sekali girlband dan boyband yang meraih sukses. Boyband H.O.T. dan girlband S.E.S. adalah dua nama yang sangat populer di tahun 1990-an. Dilanjutkan dengan Shinhwa dan duo Hwanhee dan Brian Joo lewat Fly to the Sky.

Perlahan, grup-grup tersebut akhirnya bubar. Namun Soo Man sudah siap dengan mengorbitkan BoA pada tahun 2000, TVXQ pada 2003, band rock TRAX pada 2004, The Grace plus yang menjadi sensasi di dunia KPop Super Junior pada 2005. Popularitas SME makin menanjak setelah SNSD debut pada 2007, SHINee pada 2008, dan F(X) pada 2009, dan SM the Ballad pada 2010, dan Exo pada 2012 ini. Seluruhnya sukses, apa rahasianya?

Ternyata diakui Soo Man, hal yang membuat grup-grup tersebut sukses adalah kontrak yang sangat panjang. SME memang dikenal dengan 13 tahun kontrak, mulai dari training sampai menjadi artis. Waktu yang sangat panjang untuk si artis sendiri, tapi bagi agensi waktu tersebut merupakan “janji” untuk terus bertanggungjawab pada setiap kewajiban mereka seperti latihan, rekaman, sampai manggung.

Ini berbeda dengan sistem agensi di Amerika yang hanya menandatangani kontrak setelah si artis terkenal. Tidak berperan langsung dalam proses latihan. Agensi Amerika menjadi tidak punya kekuatan untuk membuat artis menandatangani kontrak yang jangkanya panjang.
“Bahkan di Amerika, mereka tak bisa menemukan sistem manajemen seperti kami. Memilih trainee, membuat mereka menandatangani kontrak yang sangat lama, mengajari mereka juga dengan waktu yang lama. Ini tak bisa dilakukan di Amerika,” papar Soo Man dalam sebuah sesi wawancara dengan Chosun.

Jangka waktu 13 tahun itu dianggap cukup untuk menurunkan berbagai ilmu dari trainer dan mengembangkan bakat para trainee. Namun bukannya tak beresiko, 13 tahun juga dianggap waktu yang sangat lama. Kontrak itu akhirnya mendapat sebutan slave contract karena artis seperti diperbudak selama 13 tahun untuk menuruti segala yang diminta agensi.
Kontroversi makin menguat ketika 3 anggota TVXQ Jaejoong, Yoochun, dan Junsu mengajukan gugatan pada SME karena kontrak 13 tahun dianggap terlalu lama, dan tidak adil karena penghasilan mereka selama itu dianggap tidak diberikan sewajarnya. Kasus ini berujung pada keluarnya ketiga anggota TVXQ itu dan membentuk grup sendiri yang diberi nama JYJ.

Tidak cukup sampai di situ, anggota Super Junior yang berasal dari China Hangeng mengajukan gugatan serupa. Ia merasa selama berada di bawah kontrak dengan SME, Hangeng diperlakukan sewenang-wenang. Ia dipaksa melakukan segala aktivitas dan penghasilan yang juga dianggap tak adil. Hangeng juga kabarnya tidak diberi waktu berlibur selama 2 tahun terakhir.
tapi meski isu santer terdengar tidak membuat para artis terpengeruh dan hingga kini masih memimpin hallyu wave.
netizen maupun para fans termasuk saya yakin, rasa kekeluargaan yang terjalin begitu erat di antara para artis SME akan membuat apa yang mereka lalui dalam karir mereka menjadi lebih mudah dan menyenangkan, jika anda kembali membaca judul postingan ini di atas, maka anda perlu berfikir dua kali lebih dalam, mengingat beberapa saat lalu terungkap jika para artis SME diikut sertakan dalam hal saham perusahaan bahkan petinggi di menegement terbesar di Korea itu membuat para penggemar merasa lebih tenang karena mengetahui masa depan para idolnya terjamin.

smart

sosok Lee SoMan masih pantas menuai pujian selain prestasinya di atas, beberapa tahun terakhir ini SM semakin melebarkan sayapnya untuk memimpin halyu wave dengan kesuksesan konser, album, dan keterlibatan para member idol group yang memulai debut mereka dalam dunia serial, musikal bahkan layar lebar.
dan yang paling fenomenal dari even even yang diadakan oleh SME salah satunya adalah SMTOWN world concert dan SUPERSHOW yang sudah sampai season ke 4 tahun ini dari mega star super junior, kedua even akbar ini sudah menjamah eropa, dan menuai sukses besar di Asia sendiri, dan keduanya juga dihelat di Indonesia, nah kita juga melihat sendiri bukan?

ada yang perlu kita ingat, semua memang memerlukan sukses, apa yang ada dalam isu yang beredar mungkin ada benarnya, tentang jam latihan, panjangnya masa kontrak, tapi di antara frase ‘mengerikan’ itu semuanya yang tersebut berakhir dengan hal positif juga, bagi idol, perusahaan maupun kita sebagai penggemar.

Dan meski diterpa berbagai kasus, Lee Soo Man dan SME tetap berdiri tegak. Selain mampu membuat artis menuruti segala keinginannya dengan 13 tahun kontrak, Soo Man punya satu rahasia lagi agar artis-artis binaannya terus maju. Apa ya?!

source: Detik.com/haparikyuku

tulis pendapatmu di sini, kamu pintar kan? :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s